Ketika Aku – Doa Doa yang Mengetuk Pintu Rumahmu – Pertemuan Pertama

​Ketika Aku
Ketika aku berjalan

di tempatmu pernah berdiri

aku membayangkan kakimu menegak di situ
Ketika aku berdiri

di tempatmu pernah duduk

aku membayangkan tubuhmu terpatri di situ
Ketika aku duduk

di tempat kita pernah bertemu

aku membayangkan di sebelahku adalah kamu
lalu kita menunaikan segala rindu yang bertalu.

(2017)

*

Doa-Doa Yang Mengetuk Pintu Rumahmu
Aku membuka pintu dan melepaskan segala doa-doa
kuharap mereka akan sampai di pintu rumahmu dan mengetuknya lalu mereka mengatakan: kami doa-doa yang dikirimkan oleh seseorang yang mencintaimu. maukah kau mengaminkan kami? 

(2017)

*

Pertemuan Pertama
Mengapa penantian begitu lama, dan pertemuan begitu sebentar?
Mata kita bercumbuan

Ada serigala di matamu

–maksudku euforia yang meraung-raung sekaligus terkurung
Aku tidak bisa melihatmu lama-lama

Sebab semakin aku melihatmu

akan semakin numpuk durasi rinduku padamu

–sedangkan kita tak pernah tahu kapan lagi akan bertemu
Aku menyimak jam

Mengapa detiknya cepat sekali

–aku masih ingin berdiri di hadapanmu, tapi kita terlalu daif di hadapan waktu
Mengapa pertemuan begitu sebentar, dan penantian begitu lama?

(2017)

*

Ditulis oleh Erwin Setia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s